Sabtu, 06 Februari 2016

Tak terasa Facebook baru saja menginjak usia ke-12 tahun. Perusahaan akan menarget lima miliar pengguna Facebook baru.

Ulang Tahun, Facebook Targetkan Lima Miliar Pengguna

Sebagaimana dilansir Tech Radar, Jumat (5/2/2016), CEO Facebook Mark Zuckerberg memiliki empat tujuan selama perayaan ulang tahun Facebook ke-12.

Menurut USA Today, Facebook telah memiliki 1,59 miliar pengguna. Jumlah itu naik dua kali lipat sejak 2011.

Meski begitu, Facebook berniat untuk menggandakan jumlah pengguna dalam 14 tahun mendatang. Pada 2030, Facebook menargetkan sebanyak lima miliar pengguna.

“Kami ingin menyelesaikan menghubungkan semua orang, kami akan melakukannya dalam kemitraan dengan pemerintah dan perusahaan yang berbeda di seluruh dunia,” kata Zuckerberg.

Dalam rangka untuk menghubungkan lebih banyak orang ke Facebook, perusahaan seharusnya tersedia di daerah di mana internet tidak ada. Hal ini akan menjadi lebih sulit untuk Facebook dibanding sebelumnya.


Sum: Berita teknologi

Minggu, 31 Januari 2016

WhatsApp menjadi aplikasi chatting terpopuler saat ini dengan jumlah pengguna mencapai 900 juta. Jumlah ini diyakini akan bertambah, apalagi setelah ada rencana WhatsApp menghapus biaya berlangganan.

Lima Fitur WhatsApp yang Jarang Diketahui Pengguna

Bagi masyarakat Indonesia, WhatsApp merupakan aplikasi yang umumnya sering digunakan. Namun, tidak semua orang mengetahui fitur rahasia WhatsApp. Okezone merangkum beberapa kumpulan trik WhatsApp di Android, seperti disitat dari DBWebsolution, Minggu (31/1/2016).

Mencari Tahu Siapa yang Membaca Pesan Kita di Grup

Untuk mengetahui siapa saja yang sudah membaca pesan Anda di WhatsApp, cukup menekan pesan Anda di grup, lalu akan muncul huruf "i" di dalam lingkaran. Ini akan membuka daftar orang yang telah membaca pesan Anda.

Menonaktifkan Auto-Download Pesan Gambar

Secara default, WhatsApp akan mengunduh secara otomatis gambar yang terkirim ke akun Anda. Untuk menghentikannya cukup dengan cara ini. Pertama, pengguna dapat pergi ke pengaturan atau setting, lalu pilih chat setting dan terakhir tekan Media Auto-Download.

Migrasi ke Nomor Baru

Jika Anda menginginkan pindah ke nomor baru tanpa harus kehilangan data, Anda bisa menggunakan fitur ini. Pengguna bisa pilih menu setting, lalu pilih acccount, dan klik menu change number. Setelah Anda memasukan nomor baru, WhatsApp akan mengirim kode unik untuk konfirmasi.

Menambah Kontak Nomor Internasional

Jika Teman Anda berada di negara lain, cukup menambahkan kode negara di depan nomor telefon teman tersebut. Misalnya, +51 untuk kode negara Peru.

Membuat Shortcut untuk Orang Terkasih

Jika Anda termasuk orang yang super sibuk, Anda bisa menggunakan fitur ini. Dengan layayan ini, pengguna dapat mengirim pesan untuk kekasih tanpa harus membuka aplikasi Whatsapp. Pengguna cukup menekan lama kontak yang dituju hingga muncul pilihan "add conversation shortcut button". Kontak teman Anda kini berada di halaman muka ponsel.



Sum: Berita teknologi

Selasa, 26 Januari 2016

Ini Cara Mengamati Gerhana Matahari Total

Tak bisa dipungkiri Gerhana Matahari Total (GMT) merupakan fenomena alam yang sangat menarik untuk diamati.
Perubahan dari terang ke gelap di pagi hari atau siang hari tentunya mengundang keingintahuan masyarakat untuk melihat apa yang terjadi dengan Sang Surya.

Rasa penasaran ini tentu harus disertai dengan pemahaman yang cukup terkait bagaimana cara mengamati Matahari. Apabila tidak maka tentu akan menimbulkan efek samping, karena melihat Matahari tanpa menggunakan filter atau penyaring akan dapat menyebabkan kerusakan pada mata.

Untuk Gerhana Matahari Total 2016 di Indonesia, akan ada area yang bisa menikmati momen ketika Matahari sepenuhnya ditutupi Bulan akan tetapi ada juga daerah yang hanya akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian.

Ketika Matahari masih tampak di langit, jangan pernah melihat Matahari dengan mata tanpa alat. Gunakan filter Matahari pada kacamata Matahari selama pengamatan. Jangan gunakan kacamata hitam, film yang diekspos, CD, atau filter lainnya, karena dapat membahayakan mata.

Berdasarkan penelurusan Okezone, di laman gerhana-indonesia, Rabu (27/1/2016), dipaparkan cara aman untuk mengamati matahari.

1. Membuat Kacamata Matahari

Dibutuhkan filter yang aman untuk mata, sehingga tidak merusak mata. Dengan membuat kacamata yang aman untuk dapat melihat Matahari.

2. Proyeksi Matahari

Salah satu cara melihat matahari dengan aman adalah dengan menggunakan filter matahari yang dibuat pada kacamata matahari atau filter yang dipasang di depan lensa teleskop.

3. Membuat Filter untuk Teleskop

Membuat teleskop sebagai penampang dapat dilakukan dengan cara yang sama, dengan ukuran diameter penampang dop yang disesuaikan dengan ukuran diameter ujung tabung teleskop. Cara menggunakannya cukup dipasang pada bagian ujung tabung teleskop.

4. Cara aman mengamati Matahari

Bagi yang memiliki teleskop, dapat mengamati peristiwa ini dengan menambahkan filter matahari yang diletakkan di depan lensa objektif. Filter ini dapat pula dibuat menjadi kacamata matahari. Jika tidak ada filter, dapat menggunakan metode proyeksi untuk menyaksikan fenomena alam ini.

5. Pinhole

Pinhole sederhana dapat dibuat dengan menggunakan dua buah karton. Satu buah karton dilubangi dengan jarum sedangkan karton satu lagi digunakan sebagai layar. Karton yang digunakan sebagai layar dilapisi dengan kertas putih agar citra matahari bisa terlihat jelas.


Sum: Berita teknologi


Jumat, 15 Januari 2016

Ketika bom meledak di Paris pada November lalu, Facebook secara instan mengaktifkan fitur Safety Check untuk membantu warga kota mengonfirmasi keselamatannya. Namun tak ada tanda-tanda Facebook melakukan hal yang sama untuk bom Jakarta.

Kecewa dengan Facebook, Netizen Buat Safety Check Bom Sarinah

Ketika aksi terorisme terjadi di kawasan Mal Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis 14 Januari, netizen menggambarkan berbagai perasaan mereka baik melalui Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Meski sama-sama diteror bom, faktanya Facebook tak mengaktifkan fitur safety check untuk membantu warga Jakarta.

Sejak 14 Januari siang, netizen akhirnya membuat hashtag sendiri yakni #SafetyCheckJKT di media sosial untuk menginformasikan keadaan dan keselamatan mereka. Topik tersebut juga sempat menjadi salah trending topik dunia.

Safety Check sendiri awalnya merupakan fitur untuk kondisi seperti bencana alam. Namun sejak bom Paris, fitur tersebut juga memasukkan kondisi teror untuk mengaktifkan.

Selain di Paris, Facebook sempat pula diaktifkan untuk Nigeria saat peristiwa ledakan bom pada November. Hal inilah yang membuat netizen sempat kecewa ketika fitur tersebut tidak diaktifkan untuk Jakarta.


Sum: Berita teknologi. 

Selasa, 12 Januari 2016

Adu Canggih Teknologi Rumah Digital di CES 2016

Consumer Electronics Show 2016 tak hanya menyuguhkan adu ponsel pintar, browser, ataupun perangkat lunak semata. Perusahaan raksasa elektronik juga berlomba memamerkan teknologi rumah digial mereka.

Perusahaan asal Korea Selatan, LG, memperkenalkan Smart ThinQ, perangkat speaker yang memungkinkan penggunanya berkomunikasi dengan alat-alat rumah tangganya. Perangkat ini terhubung dengan sistem pengaman, alat elektronik, hingga mobil. Koneksi dapat berlangsung melalui Google Nest, Bluetooth, Wi-Fi, dan lain-lain.

Tak mau kalah, raksasa Korea lain, Samsung, juga memamerkan televisi pusat komando peralatan rumah tangga. Teknologi ini dibawa dari perusahaan start-up mereka di Silicon Valley, Smart Things. Pemilik rumah dapat mengendalikan peralatannya rumah tangga lewat televisi komando ini, dengan syarat tiap perangkat harus saling terhubung.

Selain itu, televisi ini juga mampu membagi layarnya menjadi delapan layar yang berbeda. Masing-masing layar dapat menampilkan program yang berbeda.

“Dengan ini, anda bisa memiliki rumah pintar secara gratis untuk permulaan,” kata pendiri smartThings Alexander Hawkinson seperti dilansir dari Phys, Ahad, 10 Januari 2016 waktu setempat.

Tak hanya perangkat elektronik. Kecerdasan artifisial (AI) untuk mempermudah pekerjaan rumah tangga juga unjuk gigi di ajang ini. Perusahaan elektronik Cina, Haier, memperkenalkan Ubot. Robot cerdas ini sanggup mengoperasikan peralatan rumah tangga menyerupai manusia.

Ada pula robot Alpha 2 dari UBTech Robotics yang memiliki kemampuan lebih. Ia merupakan prototip asisten pribadi yang dapat memberikan tanggapan serta menghibur pemiliknya. “Anda bisa berbicara, dan ia akan menanggapi. Ia juga bisa memberitahu cuaca hari ini,” kata Jessica Pan dari UB Tech. 

Alpha 2 juga dibuat menyerupai manusia, dengan 20 sendi yang memungkinkannya menari dan berpose. Namun, belum ada pernyataan tentang kapan robot ini tersedia di pasar.

Tak ketinggalan, pendiri Facebook Mark Zuckerberg juga menyatakan keinginan membuat asisten pribadi seperti Jarvis dari film “Iron Man”. Tahun 2016 ini akan menyediakan banyak kejutan menarik dalam kategor teknologi rumah pintar.



Sum:Berita teknologi. 

Kamis, 07 Januari 2016

NASA Temukan 100 Planet

 Ilmuan Badan Antariksa Amerika Serikat NASA telah menghidupkan kembali pesawat luar angkasa Kepler yang rusak, dan menggunakannya untuk menemukan 100 planet asing.

Pengamat bintang kecewa ketika Kepler mengalami kerusakan parah dua tahun lalu. Akan tetapi, NASA berhasil membuat Kepler beraksi kembali dan kini Kepler membuktikannya dengan menemukan 100 “exoplanet”, nama ilmiah untuk penemuan dunia di tata surya lain.

“Ini merupakan kemampuan validasi Kepler untuk menemukan sejumlah planet bonafit,”kata Ian Crossfield, astronom di University of Arizona, saat ia mengumumkan penemuannya pada Meeting American Astronomical Society, seperti dilansir Mirror, Jumat (8/1/2016).

Untuk melihat exoplanet, Kepler mencari dampak sedikit peredupan yang terjadi ketika sebuah planet lewat di depan bintang induknya. Teleskop luar angkasa menjadi tidak fokus dengan baik pada Mei 2013 ketika mekanisme stabilitas gagal.

NASA berhasil menggunakan radiasi Matahari untuk menstabilkan Kepler, dan memungkinkan Kepler untuk berfungsi kembali. Namun, NASA mungkin menangkap planet alien atau asing, tetapi tidak bisa mengatakan dengan pasti apakah makhluk luar Bumi itu hidup di antara mereka.




Sum: Berita teknologi.

Senin, 04 Januari 2016

Perkembangan teknologi memungkinkan suatu hal yang dulunya dianggap mustahil menjadi kenyataan. Misal seperti layar televisi atau monitor yang dulunya berupa tabung, kini menjadi semakin tipis dengan adanya teknologi panel layar seperti penggunaan dioda. Nah tidak cukup sampai disitu saja, mungkin dulu sempat terbesit apakah mungkin layar atau monitor dapat ditekuk atau digulung?

lg-foldable-screen

Mungkin akhir-akhir ini sudah banyak berita atau rumor dari beberapa vendor seperti Samsung atau LG yang bakal memperkenalkan layar fleksibel buatan mereka, yang dapat digulung dan dilipat. Nah kali ini salah satu vendor sudah mengabulkan hal tersebut, yaitu LG. Dilansir dari The Verge, Senin (4/1/2016), dikabarkan bahwa LG akan memperkenalkan layar fleksibel tersebut pada acara tahunan, Consumer Electronic Show (CES) 2016, yang dimulai pada tanggal 5 Januari esok.
Kembali pada Juli 2015 silam, LG telah mengenalkan prototipe dari layar OLED yang fleksibel. Namun LG masih menutup rapat-rapat informasi dan bocoran lainnya, sehingga sampai detik pada tahap final ini, LG berhasil menjaga rahasia proyek mereka tersebut, dan kini siap untuk dikenalkan secara luas.

Layar yang digunakan LG ini mengusung jenis OLED yang luasnya 18 inci. Mungkin masih terbilang kecil, namun untuk sebuah layar yang dapat ditekuk, digulung, dan dilipat ini adalah kemajuan yang sangat besar, karena dari vendor lain masih belum ada yang memperkenalkan secara terang-terangan.

Bisa dipastikan perkembangan ke depan layar yang fleksibel ini akan semakin luas dan mungkin dapat diaplikasikan ke smartphone masa mendatang. Kita tunggu saja terobosan dari vendor-vendor ini.


Sum: Berita teknologi. 

Rabu, 30 Desember 2015

Mahasiswa di Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah membuat program yang bisa membuat siluet orang di sebelah ruangan tempat Anda berada.

Teknologi WiFi Bisa Intip Manusia di Balik Dinding

Sebagaimana dilaporkan Metro, Senin (28/12/2015), sinyal yang kini mengisi hampir setiap rumah terganggu ketika mereka dipentalkan objek bergerak dan bisa digunakan untuk membuat gambar digital, yang digunakan untuk melacak gerakan manusia di seluruh rumah dengan WiFi.

Mengapa Anda perlu ini? Hebatnya data pelacakan termasuk elevasi data yang bisa mendeteksi ketika seseorang terjatuh. Oleh sebab itu, teknologi ini bisa digunakan untuk melacak orangtua atau orang sakit.

“Ini adalah perangkat yang melacak orang melalui sinyal nirkabel,” kata Peneliti MIT Zach Kabelac. “Hal ini dapat dilakukan dalam bebagai cara melalui gerakan mengindentikasi siapa orang tersebut, berdasarkan bentuk kerangka mereka serta mengukur detak jantung,” tambahnya.

Para peneliti yang mengembangkan teknologi memiliki harapan tinggi untuk hal itu, bahkan menyakini teknologi itu bisa digunakan oleh polisi dalam situasi penyanderaan.



Sum: Berita teknologi.

Kamis, 17 Desember 2015

Pemerintah dalam hal ini Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) telah melakukan pembahasan bersama dengan penyedia layanan telekomunikasi atau operator seluler telah menyepakati satu keputusan baru, yakni terkait dengan pelaksanaan registrasi kartu SIM prabayar.
Peraturan registrasi prabayar ini disahkan melalui Surat Ketua BRTI Nomor 326/BRTI/IX/2015 yang dibuat pada 21 September 2015. Kendati demikian, registrasi kartu SIM prabayar menggunakan ID resmi harus dilaksanakan secara nasional mulai tanggal 15 Desember 2015.


Dengan telah diberlakukannya peraturan dari BRTI ini, pembeli kartu prabayar harus menunjukan kartu identitas yang valid seperti KTP, SIM, Paspor, atau Kartu Pelajar ti tempat pembelian kartu prabayar. Kemudian, registrasi kartu prabayar harus dilaksakan oleh pihak penjual kartu SIM prabayar dengan memasukan nomor identitas, nama, tempat/tanggal lahir dan alamat rumah sesuai dengan yang tertera di kartu ID.

Mekanisme pendaftarannya, registrasi kartu SIM prabayar menggunakan SIM Tool Kit 4444 yang telah dimodifikasi atau menggunakan perangkat registrasi lain yang disediakan oleh operator seluler dengan menambahkan identitas (ID) milik penjual kartu prabayar.

Tujuan diberlakukannya peraturan ini agar kartu SIM dapat digunakan secara tertib dan tidak disalah gunakan. Dengan penertiban ini, maka pihak penjual kartu SIM prabayar memiliki ID resmi yang diberikan oleh operator seluler. Apabila ada data yang tidak cocok, maka operator bisa melayangkan sanksi kepada pihak distributor, outlet atau retail penjual kartu SIM prabayar.

Sanksi yang bisa dikenakan tersebut beragam, bisa berupa dengan peringatan tertulis yang dilayangkan kepada penjual, atau peninjauan kembali syarat dan ketentuan penjualan kartu SIM prabayar.

Kita ketahui sendiri, selama ini banyak sekali penipuan yang menggunakan nomor prabayar dengan modus yang beragam, mulai dari “Mama minta pulsa” hingga yang menawarkan hadiah puluhan hingga ratusan juta yang mengatasnamakan undian dari suatu acara undian tertentu.


Sum: Berita Teknologi

Selasa, 08 Desember 2015

Raspberry Pi komputer terkecil yang mampu menjalankan Linux Ubuntu dan memutar Video HD hanya dengan menyambungkannya ke keyboard dan monitor (lewat HDMI atau RCA Video) hari ini akhirnya telah resmi dijual ke publik.
Raspberry Pi
Raspberry Pi akan tersedia dalam 2 Model (A dan B), dimana Model A yang tidak memiliki USB dan Lan Port akan dijual senilai $25 sementara untuk Model B seharga $35. Saat ini baru Model B saja yang baru dijual kepasaran.
Spesifikasi Raspberry Pi model B akan menggunakan prosesor Broadcom BCM2835 700MHz ARM11, memori RAM 256 MB, slot SD Card slot, RCA Video, USB, Lan Port, HDMI dan audio output.

Pihak raspberry foundation juga menyebutkan bahwa mereka kini telah mampu membuat lebih dari 10,000  dalam sekali proses produksi. Saat berita ini diturunkan, lewat akun twitternya disebutkan bahwa salah toko online yg menjual Raspberry Pi telah ludes terjual.

Sum: Berita Teknologi
Editor: Ria


Minggu, 23 Agustus 2015

Setelah 1 minggu berlalu, turnamen akbar yang diselenggarakan oleh Valve resmi berakhir pada Sabtu malam lalu. Turnamen tahunan yang bertajuk “The International Compendium 2015″ ini diikuti oleh berbagai tim dari mancanegara seperti Tiongkok, Korea Selatan, Rusia, dan Ukraina. Game ini sendiri kabarnya dimainkan oleh 11 juta pemain aktif dalam sebulannya.
Namun siapakah pemenang dari turnamen akbar ini? Dilansir dari Yahoo, tim yang memenangkan turnamen ini adalah Evil Geniuses yang berasal dari negeri Paman Sam dengan skor 3-1 mengalahkan tim CDEC Gaming yang berasal dari Tiongkok. Hadiah yang didapatkan untuk Evil Geniuses lebih dari 6.6 juta USD atau sekitar 80 miliyar Rupiah, sangat fantastis. Namun yang menarik adalah bahwa salah satu anggota dari Evil Geniuses adalah seorang bocah yang masih berumur 16 tahun, keren !

Tak lain adalah Syed Sumail Hassan, merupakan anak asal Pakistan yang pindah ke Illinois, Amerika Serikat untuk meuwujudkan cita-citanya sebagai gamer profesional.  Bersama dengan timnya yang sekarang menjuarai turnamen akbar tersebut, menjadikannya miliyarder kecil, sangat membanggakan. Sebelum menjuarai turnamen akbar ini, Sumail sendiri telah memenangi juga turnamen Dota 2 tingkat Asia pada Februari lalu dan mendapat 1.2 juta USD atau sekitar 16 milyar Rupiah, sangat mengagumkan untuk anak umur 16 tahun.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa turnamen akbar ini sendiri memiliki hadiah yang jumlahnya sangat fantastis, yaitu dengan total senilai 18.000.000 USD atau sekitar 240 miliyar Rupiah, wow sangat luar biasa untuk sekelas turnamen sebuah game.

Apakah Anda juga tertarik menjadi gamer profesional seperti Sumail?

Ke depan pun kompetisi Dota 2 bakal lebih ramai dan sengit pula, dengan adanya Fitur Baru Dota 2 ini

Sum : Beritateknologi
Editor : Rudi Tralala

Rabu, 19 Agustus 2015

Perang dingin yang melibatkan Uni Soviet dan Amerika Serikat kini memang sudah berakhir. Namun di belakang layar, perang dingin tersebut ternyata masih terus berlangsung. Dan Rusia yang merupakan negara pecahan Uni Soviet pun dikabarkan telah melakukan serangan cyber terhadap komputer Amerika Serikat di Pentagon.
Serangan cyber tersebut secara khusus ditujukan untuk sistem email Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat di Pentagon. Bahkan akibat serangan cyber tersebut, sistem email tersebut terpaksa harus offline selama dua minggu terakhir. Sumber dari CNBC pun mengungkapkan kalau serangan tersebut dilakukan pada tanggal 25 Juli. Sebanyak 4000 anggota militer dan sipil yang bekerja untuk Kepala Staf Gabungan pun diindikasi menjadi korban penyerangan ini.

Lebih lanjut, sumber CNBC mengungkapkan kalau penyerangan tersebut memakai sistem yang secara otomatis bertugas untuk mengumpulkan data dalam jumlah yang besar. Data-data tersebut pun akan dikumpulkan dalam waktu yang sangat singkat serta secara langsung didistribusikan ke ribuan akun di internet.

Dan sumber ini mengatakan kalau mereka mencurigai adanya aktivitas hacker Rusia terlibat dalam aksi penyerangan ini. Meski dia tidak menyebutkan apakah hacker tersebut merepresentasikan pemerintah Rusia atau bertindak secara personal. Namun dilihat dari skala penyerangan yang dilakukan, sumber CNBC meyakini kalau hal ini dilakukan oleh pihak pemerintah Rusia.

Sum : Beritateknologi
Editor : Rudi Tralala

Kamis, 09 Juli 2015

Facebook saat ini menjadi kompetitor serius dari YouTube untuk kategori situs sharing video. Di sisi lain, mereka juga sudah cukup lama memperoleh label sebagai situs jejaring nomor satu dunia. Dan sebentar lagi, kemungkinan situs milik Mark Zuckerberg itu juga akan menjadi penyedia layanan streaming musik seperti halnya Apple Music yang baru dirilis resmi beberapa hari lalu.
Kabar mengenai keberadaan layanan streaming musik oleh Facebook ini memang masih rumor belaka. Berdasarkan rumor tersebut, Facebook dikabarkan mempunyai ketertarikan untuk menyediakan layanan streaming musik. Sebagai langkah awal, Facebook bahkan disebutkan bakal menyediakan iklan video musik. Baru setelah itu, mereka akan mengaplikasikan langkah serupa untuk streaming audio.

Terkait masalah hak cipta, Facebook juga akan menyediakan tool seperti Content ID di YouTube. Dengan tool tersebut, pemilik hak cipta pun bisa menghapus konten video ataupun lagu yang diupload oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Facebook pun bahkan disebutkan akan merilis video musik bersponsor pada bulan mendatang. Kabar ini pun semakin diperkuat dengan rumor sebelumnya yang mengungkapkan adanya fitur video floating yang tengah dipersiapkan oleh Facebook. Dan jika semua layanan tersebut berjalan, tentunya Facebook akan menjadi kompetitor yang serius tak hanya bagi Spotify tetapi juga Apple Music.

Sum : Beritateknologi
Editor : Rudi Tralala

Senin, 06 Juli 2015

Ingin cari laptop premium sekaligus mempunyai desain menarik? Dell XPS 13 mungkin adalah jawabannya. Laptop ini tak hanya mempunyai spesifikasi tinggi, tapi juga hadir dengan desain bezel yang diklaim sebagai laptop berbezel tertipis dunia. Sesuai dengan kualitasnya, laptop ini pun dijual dengan harga yang cukup tinggi yakni mulai dari sebesar 19,149 juta rupiah.
Laptop ini memang mempunyai bentuk yang menarik. Secara form factor, XPS 13 ini seukuran dengan laptop berlayar 11 inci. Namun karena bezelnya super tipis, XPS 13 ini pun bisa memanfaatkan layar semaksimalnya sehingga mempunyai ukuran 13 inci. Terdapat opsi layar dengan resolusi Quad HD+ (3200 x 1800 piksel) touchscreen ataupun layar biasa Full HD.

Selanjutnya, Dell XPS 13 ini hadir dengan opsi prosesor Intel Core i5 dan Core i7. Pilihan lainnya adalah RAM sebesar 2GB dan 4GB, serta pemakaian SSD berkapasitas 256GB dan 512GB. Mengenai daya tahan baterai, jangan khawatir. Laptop ini bisa digunakan hingga selama 15 jam.

Sum : Beritateknologi
Editor : Rudi Tralala

Minggu, 28 Juni 2015

Beberapa hari kemarin Ilmu Pengetahuan.Org memposting artikel tentang Energi Alternatif dari Urine. Ternyata sebelumya di negara kita, Negara Indonesia juga ada. Seperti yang diberitakan di beritajatim.com, 2 orang siswa SMA 10 Malang juga berhasil menemukan energi alternatif dari urine. Pasokan sumber daya alam untuk bahan bakar yang tidak bisa diperbaharui dan semakin hari terus-menerus semakin berkurang, membuat manusia mencari cara untuk menciptakan sebuah inovasi baru bagaimana cara menggantikan bahan bakar tersebut.
Seperti yang dilakukan oleh 2 orang siswa SMA 10 Malang ini. Yang unik dari bahan bakar alternatif ini yaitu dari urine. Ya urine atau air kencing manusia yang dikombinasikan dengan tenaga surya. Energi yang dihasilkan dari bahan bakar urine ini pun ternyata bisa menggerakkan kendaraan.

Penemuan Energi Alternatif dari Urine

Nurul Inayah dan Nando Novia, penemu energi alternatif dari urineNurul Inayah dan Nando Novia, adalah 2 siswa kelas sebelas jurusan IPA, SMAN 10 Malang. Dari hasil penemuannya ini, siswa kebanggaan Indonesia pada umumnya ini meraih juara 1 dengan membawa medali emas di event IYIPO (International Young Inventors Project Olympiade) ke-6 di Georgia. Selama 3 bulan, mereka melakukan penelitian tersebut untuk merubah urine menjadi hidrogen dengan bantuan listrik tenaga matahari yang menjadi listrik yang akan menggerakkan kendaraan. Dengan energi alternatif dari urine ini, kendaraan tersebut dapat melaju sampai 60 km/jam. Untuk 1 liter urine, bisa dijadikan listrik untuk berjalan sejauh 17 km.

Photo Electro System adalah nama dari penemuan tersebut. Prinsip kerja energi alternatif ini yaitu, listrik bertenaga matahari ini ditampung di dalam baterai dan difungsikan untuk menggerakkan mesin 75%, 25% nantinya akan digunakan dalam proses elektrolisasi. Dengan menggunakan elektrolizer ini, elektrolit berwujud urine akan membentuk gas hidrogen dan nitrogen. Membutuhkan waktu sekitar 1.5 menit untuk 1 liter urine. Untuk kualitas urine yang digunakan hanya dari urine manusia sehat. Ini dikarenakan, urine yang mengandung gula atau unsur kimia menyebabkan terganggunya proses elektrolisasi.

Setelah proses elektrolisasi selesai, gas yang berwujud hidrogen akan dialirkan ke fuel cell yang akan menyebabkan terjadinya rekasi penggabungan antara oksigen dan hidrogen, sehingga akan mendapatkan listrik. Kemudian listrik yang dihasilkan tersebut akan dialirkan ke proton exchange membrane fuel cell untuk mengikat proton, sehingga hanya elektronnya saja yang disimpan di dalam baterai yang akan menjadi tenaga penggerak kendaraan tersebut. Uji coba yang dilakukan yaitu dengan mobil remote control.

Membutuhkan biaya sekitar 50 juta agar penemuan ini bisa direalisasikan di mobil sesungguhnya. Biaya tersebut lebih sedikit daripada mobil hybrid dengan harga sekitar 250 juta. Rencananya solar cell akan dipasang di atap mobil, untuk elektrolizer dan fuel cell akan ditanamkan di mesin mobil. Mobil dengan energi alternatif dari urine ini nantinya mempunyai daya 100 HP/5.000 rpm dengan torsi 125 nm/3.800 rpm.

Sekarang ini, pihak SMAN 10 Malang baru mengajukan hak paten atas penemuan 2 siswanya tersebut. Untuk kedepannya apabila sudah di uji, akan membangun sebuah SPBU yang digunakan sebagai tampungan urine. Sekarang ini juga 2 siswa tersebut masih terus berusaha meneliti dan mengembangkan hasil temuan tersebut untuk bisa menggantikan BBM. “Mereka membutuhkan dukungan dari pemerintah, agar bisa mengatasi masalah BBM yang semakin hari semakin rumit di negara Indonesia, dan mereka sudah terbukti bisa melakukan dengan membawa medali emas di olimpiade dunia.”

Sum : Ilmupengetahuan
Editor : Rudi Tralala

Kamis, 25 Juni 2015

Menghasilkan uang dari internet kini memang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Termasuk di antaranya adalah dengan memanfaatkan jejaring sosial. Bahkan seorang wanita usia 22 tahun bernama Daniella Bernstein (@weworewhat) berhasil memperoleh uang sebesar 15 ribu USD untuk setiap foto yang diunggahnya ke Instagram.
kredit: Danielle
Danielle merupakan seorang blogger yang secara khusus melakukan review produk berbayar melalui blog yang tentunya terhubung dengan beberapa akun jejaring sosial. Uang yang diperoleh Danielle memang sangat banyak. Terlebih setiap foto yang diunggahnya tersebut, dia memakai produk baju secara ekslusif dari sebuah brand. Ditambah lagi, wanita ini mempunyai follower Instagram sebanyak 1 juta akun.

Menurut laporan dari Harper’s Bazaar, jumlah uang yang dihasilkan seorang blogger sesuai dengan followernya di jejaring sosial. Kalau memiliki follower ratusan atau ribuan akun, maka uang yang diperoleh berkisar di angka 500 USD hingga 5000 USD per post. Namun kalau bisa memperoleh follower sebesar 6 juta akun, maka uang yang bisa diperoleh mencapai 20 ribu hingga 100 ribu USD per post.

Blogger-blogger tersebut tentu saja memanfaatkan berbagai perusahaan untuk bisa memperoleh uang. Dalam kasus ini, Danielle menjadi pengiklan dari produk fashion yang bakal sangat menarik kalau ditampilkan melalui foto di Instagram. Bagaimana? Tertarik untuk mencari uang seperti ini?

Sum : Beritateknologi
Editor : Rudi Tralala

Rabu, 24 Juni 2015

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bersama beberapa penyelenggara telekomunikasi seluler melakukan pengecekan (drive test) kesiapan jaringan. Drive test dilakukan dalam rangka jelang Lebaran 2015.
Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan, drive test dilakukan untuk memastikan performance jaringan bergerak seluler sesuai yang dipersyaratkan pada Peraturan Menteri No. 16 tahun 2013 sebagai standar pelayanan jasa telefon dasar.

"Tidak hanya kementerian kominfo, tetapi beberapa kementerian lainnya juga menyiapkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk menyambut Lebaran 2015," jelas Rudiantara, di sela acara apel drive tset, di Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Dirinya juga menjelaskan bahwa drive test ini dilakukan lebih cepat dari tahun sebelumnya."Biasanya dilakukan 2 minggu sebelum lebaran, sekarang seminggu setelah puasa pertama," tambah Rudiantara.

Drive test kali ini, kata Rudiantara, ada beberapa hal yang akan diamati oleh pemerintah. Seperti halnya pengujian kekuatan daya pancar dan daya terima handset (coverage).

Selain itu juga, peningkatan kesuksesan akses jaringan voice dan SMS, baik dalam satu operator maupun lintas operator. Pengujian juga dilakukan untuk melihat peningkatan kontinuitas voice dan sms atau drop call, baik dalam satu operator maupun lintas operator.

Drive test juga diungkapkan untuk melakukan uji kualitas download dan speed layanan internet. "Stationery test dilakukan pada lokasi keramaian, seperti Bandara, stasiun KA, dermaga dan tempat publik lain," jelas Rudiantara.

Sum : Technookezone
Editor ; Rudi Tralala
Kalau bicara mengenai strategi marketing, Oppo merupakan perusahaan yang memiliki biaya marketing yang sangat besar. Tak hanya iklan yang kerap muncul di televisi, namun perusahaan asal Cina tersebut pun kini merangkul klub sepakbola raksasa dunia Barcelona sebagai mitranya.
Kedua pihak pun telah secara resmi mengumumkan adanya kerjasama yang berlangsung selama tiga tahun. Dengan adanya kerjasama ini, maka Oppo berhak untuk tampil di Stadion Nou Camp milik FC Barcelona. Tak hanya itu, produk dari Oppo juga bakal turut muncul pada iklan TV Barcelona.

CEO Oppo Tony Chen pun memberikan perhatian yang sangat lebih pada kerjasama dengan Barcelona ini. Terlebih dia menganggap kalau Barcelona saat ini dikenal sebagai representasi seni dalam olahraga sepakbola dunia. Dengan kerjasama ini, pihaknya pun berharap bisa memperoleh pengaruh yang positif dalam strategi marketing global.

Saat ini Oppo memang terus berusaha untuk membesarkan namanya di segmen ponsel dunia. Mereka pun telah memasarkan produk ponselnya di 20 negara dunia. Termasuk di antaranya adalah Australia, Cina, negara di Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah ataupun Afrika.

Sum : Beritateknologi
Editor : Rudi Tralala

Selasa, 23 Juni 2015

Bagi Anda yang mempelajari Internet dan Komunikasi atau Jaringan Komputer, pasti sudah tidak asing dengan yang namanya IP Address. IP Address adalah suatu penomoran pada sebuah komputer sebagai identitas. Kalau di sederhanakan, seperi sebuah nama alamat rumah. Jadi tiap komputer memiliki alamat penomorannya masing – masing. Satu dengan yang lainnya tidak akan sama atau unik.

IP Address yang sering digunakan ini menggunakan basis TCP/IP karena lebih sederhana, dan lebih mudah untuk di mengerti. Sedangkan di OSI Layer sendiri memiliki IP Address sendiri, yang tentu saja berbeda dengan TCP/IP. Tetapi di dunia ini yang lebih sering dikenal dan digunakan IP Address TCP/IP (Baca: Sejarah dan Perkembangan Internet).

IP Address sendiri dibagi menjadi 2, yaitu IP Address Private dan IP Address Public. IP Address Private biasanya didaptkan oleh pengguna user rumahan atau sekala kecil. IP Address Private ini didapatkan setelah melakukan Subnetting. IP Address Public biasanya dimiliki dalam skala besar, seperti Hosting, ISP, Data center, dan perusahaan Web.
Saat ini yang digunakan di dunia adalah IPv4 (IP Address Versi 4), mulai digunakan sejak tahun 1981. Tetapi sejak sekitar tahun 1990 sudah disimulasikan bahwa IPv4 akan mencapai titik jenuh atau IP Address di IPv4 akan habis. Dan sejak pada tahun 1996, IPv6 di kembangkan sebagai pengganti IPv4. IPv4 menggunakan 32 bit, jumlah Address yang dimiliki oleh IPv4 sebesar = 232 = ±4 milyar host. Itu artinya alamat di IPv4 akan habis pada saat jumlah manusia sudah mencapai 4 milyar lebih. Bayangkan saja jumlah penduduk India, China, Indonesia, Amerika Serikat dan Uni Eropa kalau dijumlahkan mungkin sudah mencapai angka 3 milyar lebih. Belum dijumlahkan dengan penduduk lain. Pasti angkanya akan mendekati 4 milyar jiwa.

Guna mengatasi masalah tersebut, digunakanlah IPv6. Karena IPv6 berjumlah 128 bit, 2128 atau lebih dari 4 milyar sudah pasti tidak ada kekhawatiran mengenai habisnya IP address. Karena IPv6 memiliki jumlah alamat yang cukup banyak sebesar 340, 282, 366, 920, 938, 463, 463, 374, 607, 431, 768, 211, 456.

Perbedaan IPv4 dengan IPv6:

Kelas Pengalamatan

Di dalam IPv4 dikenal dengan kelas pengalamatan, yang terdiri dari 5 kelas yaitu Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D dan kelas E. Biasanya yang dipakai oleh umum ada di kelas A, B, dan C, sedangkan Kelas D untuk multicast dan Kelas E untuk penelitian. Namun kadang ada yang menyebut Kelas D dan E itu di satukan.
Sedang di dalam IPv6, tidak dikenal penamaan kelas-kelas tersebut. Tetapi di dalam IPv6 dikenal jenis pengalamatan, yaitu Pengalamatan Unicast, Pengalamatan Multicast, dan pengalamatan Anycast. Alamat Unicast dibagi lagi menjadi 3 bagian, yaitu Alamat Link Local, Alamat Site Local, dan Alamat Global.

Routing

Di IPv4, memiliki jalur yang lebih lambat dalam melakukan routing, hal ini dikarenakan adanya pemeriksaan header MTU di setiap routing dan switching. Sedangkan di IPv6, proses routing menjadi lebih sederhana. Dengan begini proses routing di IPv6 menjadi lebih sederhana dan cepat.

Mobile IP

Dukungan IPv4 terhadap mobile, sangat kurang. Karena IPv4 tidak diperuntukkan untuk sebuah mobile. Karena itu sering terjadi roaming. Sedangkan pada IPv6 mendukung sistem mobile di dalam desain IP. Jadi tidak salah IPv6 disebut juga sebagai Mobile IP.

Keamanan

Untuk menjaga keamanan IPv4 mengggunakan IPsec, sebagai fitur keamanannya. Tetapi sayangnya fitur ini hanya sebagai fitur tambahan. Sedangkan di IPv6, IPsec secara default telah digunakan. Jadi setiap proses akan melewati IPsec terlebih dahulu.

Sum : Ilmupengetahuan
Editor : Rudi Tralala

Selasa, 16 Juni 2015

Baca sampai selesai ini pengalaman yang sangat membantu

Sekitar pertengahan Desember 2012, saya membeli sebuah kamera saku merk Casio Exilim 16,1 MPx yang kebetulan dijual dalam paket promo. Saya membelinya di sebuah studio foto yang juga merangkap toko kamera, bernama GREEN STUDIO yang berlokasi di kawasan cukup ramai dan strategis di Kota Cilegon. Saat membeli, karyawan toko yang melayani saya menjanjikan bahwa selama masa garansi 1 tahun, kalau terjadi kerusakan pada kamera, silakan saja dibawa ke toko itu untuk dibantu dibawa ke service center resmi Casio di Jakarta. Hal ini saya rasa lazim dijanjikan toko penjual, agar pembeli merasa nyaman membeli di toko itu, karena mereka menyediakan bantuan layanan purna jual. Tanpa janji seperti itu, konsumen akan memilih membeli ditempat lain.
Sekitar pertengahan April 2013, saya ketika hendak mentransfer file foto ke laptop menggunakan kabel data, laptop saya tak mampu membaca isi file di dalam memory card, bahkan sama sekali tak terdeteksi adanya sambungan USB. Saya coba ke laptop satunya, hasilnya sama saja. Akhirnya memory card saya baca menggunakan card reader yang ada di dalam laptop, ternyata bisa terbaca. Kesimpulan saya : kabel data error. Beberapa hari kemudian saat hendak men-charge batre kamera, lagi-lagi tak ada daya listrik yang mengalir, artinya sambungan kabel charge tak berfungsi.

Saya baru sempat menanyakan soal itu ke toko Green Studio pada hari Sabtu, 27 April 2013, karena kebetulan lewat. Karyawan toko mengatakan akan mengetes dulu kondisi kamera dan kabel data untuk memastikan kesalahannya ada di mana. Kalau kabel data yang rusak, maka saya harus membeli kabel data baru karena kabel data dan batre bukan termasuk garansi. Saya pun sepakat. Esoknya, hari Minggu 28 April saya kembali ke toko GS dengan membawa kamera tersebut. Mbak karyawan toko kemudian mengecek dengan mengambil kabel data dari merk kamera yang sama, yang masih baru dikeluarkan dari dalam kemasan. Setelah dicoba hubungkan ke kamera saya, ternyata tak ada hasilnya, memory card tetap tak terbaca dan tidak bisa men-charge batre. Si Mbak mengatakan tampaknya ada masalah dengan colokan (port) kabel data yang ada di bagian sisi kanan kamera. Port tersebut saat dimasukkan kabel data tak bisa mengeluarkan bunyi “clik” tanda kabel masuk sempurna. Saya katakan bahwa sejak awal membeli memang lubang colokan itu tidak bisa dipakai untuk memasukkan kabel USB sampai penuh, jadi setiap kali memasukkan saya memang hanya mencolokkan setengah bagian sambungan saja.

Dari sana si Mbak menyimpulkan kesalahan ada pada lubang port dan itu masih termasuk garansi karena bagian dari body kamera. Saya diminta membawa kwitansi pembelian dan kartu garansi, untuk mereka bantu serahkan ke service center resmi di Jakarta. Esok harinya, Senin siang tanggal 29 April 2013, saya kembali ke toko GS menyerahkan syarat yang diminta, lalu mereka membuatkan tanda terima berisi rincian apa saja yang saya serahkan. Nomor HP saya pun dicatat untuk dihubungi kalau kamera sudah selesai. Sejak siang itu, kamera tak lagi ada di tangan saya.

=================================================

Senin, 20 Mei 2013, tepat 3 minggu sejak kamera saya serahkan, saya kembali ke toko GS untuk menanyakan perkembangan perbaikan kamera saya, mengingat sudah 3 minggu lamanya. Karyawan disana menjawab bahwa setelah dilakukan pengecekan di tempat service-nya, kerusakan ternyata akibat kelalaian saya, karena men-charge terlalu lama. Untuk itu, karena kerusakan akibat kesalahan pemakaian, maka garansi tidak berlaku dan saya harus bayar sebesar Rp. 450.000,00. Tentu saja saya menolak keras, sebab selain tidak pernah merasa men-charge terlalu lama – kalau men-charge biasanya hanya sekitar 1,5–2 jam saja – menurut saya nominal yang diminta tak masuk akal, mengingat harga beli kamera yang hanya sekitar sejutaan saja. Kalau saya tak mau membayar, maka kamera itu tak akan diperbaiki, alias : wassalam hanya dalam tempo 4 bulan pakai!

Saya kembali ke kantor dan menceritakan apa yang saya alami pada teman kantor. “Dimana-mana kalo over charge itu yang rusak batrenya” komentar teman saya. Waduh, iya, rupanya karena sikon saat berada di toko begitu menjengkelkan, saya tak sempat berpikir logis. Saya teringat batre HP CDMA saya beberapa tahun lalu atau batre laptop teman kantor saya, yang sowak karena kelamaan men-charge. Itupun batre tidak langsung mati, dimulai dengan penurunan performa batre dan saya tahannya, baru setelah berbulan-bulan kemudian batre benar-benar drop. Nah, dalam kasus kamera saya, tak bisa saya nalar apa hubungannya over charge dengan lubang port yang kekecilan. Bukankah lubang itu sekitarnya terbuat dari steel yang kokoh?

Esok harinya saya kembali ke toko GS sambil menyerahkan surat keberatan, lengkap dengan kronologis pembelian, kondisi saat dibeli, awal indikasi kerusakan dan argumen saya soal dampak over charge yang seharusnya menimpa batre. Dalam surat tersebut saya nyatakan tidak bersedia membayar Rp. 450.000,00 dan meminta penjelasan logis secara teknis atas analisa kerusakan kamera saya. Surat bertanggal 21 Mei 2013 itu saya photocopy dan meminta salah satu karyawan GS membubuhkan tandatangan, nama jelas, tanggal dan stempel toko sebagai tanda terima.

=================================================

Dua minggu setelah menyerahkan surat itu, saya sama sekali tidak dihubungi pihak GS maupun servicwe center, padahal di surat itu sudah saya cantumkan 2 nomor HP dan alamat email saya. Saya pun kembali mendatangi toko GS, karyawannya mengatakan kalau surat saya sudah dibawa ke “servisnya”. Jadi saya tinggal menunggu balasan dan kamera saya dikembalikan.

Tapi sampai lewat 3 minggu setelah surat itu saya serahkan, belum juga ada kabar. Akhirnya Kamis, 13 Juni 2013, saya kembali ke toko GS. Kedua karyawan wanita di sana mengatakan kamera saya sedang “dikerjakan”. Saya kaget, “Lho, bukannya saya menolak membayar? Kenapa kamera saya diservis? Nanti saya dibebani biaya dong?” kata saya. “Enggak kok, Bu. Kamera ibu diservis, kayaknya ibu gak kena biaya” jawab karyawan GS. Jawaban yang disertai senyuman itu untuk sementara membuat saya lega, saya pikir perjuangan saya berhasil juga nih. Mungkin pihak service center tak mampu memberi penjelasan teknis yang logis, akhirnya mereka memilih memperbaiki kamera saya. Sebelum pulang saya berpesan agar si Mbak karyawan menyampaikan kalau kamera itu saya butuhkan untuk dipakai akhir minggu depan. Oya, selama ini para karyawan di situ dalam memberikan keterangan selalu menyebut : “kata Engkoh-nya...” (maksudnya si Engkoh pemilik toko yang kerap ke Jakarta dan sekaligus mengantarkan kamera serta surat ke tempat “servisnya”. Si Mbak pun sanggup menyampaikan pesan saya kepada si Engkoh.

Betapa kagetnya saya ketika seminggu kemudian, Kamis, 20 Juni 2013, tepat jam 14.52 WIB saya menerima telepon dari nomor berawalan 021 (Jakarta), penelpon mengenalkan diri sebagai Susan dari CASIO CENTER dan mengabarkan bahwa kamera saya baru mereka terima hari itu. Lebih kaget lagi karena kamera itu diterima dari ANEKA FOTO. Saya sampai 2 kali meyakinkan bahwa saya tak salah dengar. Benar, kamera itu baru diantar ke Casio Center tanggal 20 Juni 2013 sekitar jam 11 siang. Saya tanyakan siapa itu Aneka Foto? Sebuah toko di Jakarta. Nah lho! Saya sama sekali tak mengenal Aneka Foto, namanya pun baru sekali itu saya dengar.

Saya tanya apa Susan menerima surat saya selain kamera. Susan membenarkan. Saya memintanya melihat tanggal berapa surat itu. “Tanggal 21 Mei 2013” jawab Susan. Artinya, kalau dihitung sejak surat itu saya serahkan saja, kamera itu sudah tertahan selama 1 bulan penuh, entah dimana. Apalagi kalau dihitung sejak saya serahkan pada 29 April 2013, berarti sudah 8 minggu kamera saya tak jelas rimbanya. Anehnya, pada 20 Mei saya sudah menerima penjelasan analisa kerusakan yang konon katanya akibat kelalaian saya men-charge terlalu lama plus biaya perbaikan sebesar Rp. 450.000,00. Jadi, siapa sebenarnya yang telah mencoba memperbaiki kamera saya?

Lebih mengejutkan lagi, karena Susan menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari teknisi, kerusakan pada kamera saya akibat adanya tekanan pemaksaan pada port, sehingga seluruh PCB harus diganti dan menelan biaya Rp. 716.000,00! Tentu saya harus bayar. Tapi saya bisa menggunakan klaim garansi, sehingga saya bebas dari biaya, tapi kartu garansi saya akan ditarik, yang artinya ke depan kalau terjadi sesuatu dengan kamera saya, maka pemeriksaan sekecil apapun saya akan kena biaya. Hello..., permainan macam apa pula ini?! Bukankah kerusakan akibat over charge itu beda banget dengan akibat pemaksaan pada lubang port? Kalau over charge artinya ada daya listrik berlebih yang melampaui kapasitas simpan batre, sehingga dampaknya batre rusak. Sedangkan jika akibat tekanan, maka itu fisik sekali penyebabnya. Selain itu, munculnya nama Aneka Foto yang tak pernah saya kenal, lalu tidak jelasnya keberadaan kamera saya selama 8 minggu, membuat saya menolak untuk dijadikan alasan bahwa itu semua akibat kesalahan saya.

Apalagi kemudian Susan mencoba mencari celah, dengan bertanya kenapa saya tak kirimkan saja kamera itu lewat pos ke alamat Casio Center yang tertera di kartu garansi. Saya merasa mereka makin mencari-cari saja. Saya jawab : “pada awal membeli saya dijanjikan kalau ada kerusakan bawa saja ke toko, nanti toko yang akan membawa ke service center resmi. Kalau seandainya kamera itu saya kirim per pos lalu terjadi benturan atau kerusakan lebih parah – semisal LCD pecah atau lensa rusak – apakah nantinya saya gak bakal tambah jadi bulan-bulanan dianggap konyol karena mengirim kamera lewat pos dan tidak menitipkan pada toko penjual?” Susan rupanya baru menyadari logisnya argumen saya dan dia meminta maaf.

=================================================

Jumat pagi , jam 10.01 WIB, saya menghubungi Casio Center dan minta berbicara dengan Susan. Padanya saya sampaikan bahwa siang ini juga saya akan mengirim surat gugatan, karena itu saya minta alamat lengkap Casio Center. Susan kelihatan agak panik dan meminta saya jangan melakukan tindakan apapun sebelum dia berbicara dengan managernya. Saya bersikeras akan tetap melayangkan surat gugatan, dengan alasan pihak Casio Center terkesan menutupi kesalahan Aneka Foto dan Green Studio. Ketiganya saya anggap “berkomplot” untuk menggugurkan masa berlaku garansi saya. Kalau Casio Center memang tidak bekerja sama dengan kedua toko itu, maka semestinya Casio Center bisa melihat kejanggalan yang mereka sebut sendiri, yaitu pertama :surat saya tertanggal 21 Mei kenapa kamera baru diantarkan tanggal 20 Juni, kedua : nota pembelian menunjukkan saya membeli dari toko Green Studio, kenapa yang menyerahkan kamera justru Aneka Foto. Lagi pula, kenapa Casio Center menerima begitu saja keterangan Aneka Foto, bukankah bisa saja kerusakan itu justru terjadi di tangan mereka? Karena 8 minggu kamera tidak di tangan saya.

Sekitar 25 menitan saya berbicara dengan Susan. Saya tutup telepon setelah mendapat alamat lengkap Casio Center dan Susan berjanji akan segera melaporkan kasus saya pada Managernya. Sekitar 25 menit setelah telepon ditutup – saya sedang menulis surat gugatan – tiba-tiba Susan menelepon saya lagi. Sungguh mengejutkan : “Kamera ibu sudah selesai diservis, bisa diambil sekarang juga melalui toko. Ibu dibebaskan dari segala biaya dan kartu garansi ibu diperpanjang”. Rasanya seperti mimpi, bagaimana mungkin kerusakan yang konon katanya parah banget, bisa selesai dalam sekejap. Anggaplah Susan berbicara dengan Managernya sekitar 10 menit, Managernya juga perlu waktu mencerna kronologis dalam surat saya, lalu sang Manager memerintahkan teknisi untuk segera menyelesaikan kamera saya, setelah selesai teknisi meminta Susan menghubungi saya. Jadi kemungkinan waktu servisnya hanya 10-15 menit saja. Bagaimanapun, semua itu melegakan. Artinya, dengan keberanian saya bertahan pada logika saya dan memaparkan bukti-bukti kejanggalan, akhirnya saya mendapatkan apa yang menjadi hakl saya sebagai konsumen : mendapatkan layanan servis gratis karena masih masa garansi.

Namun masih ada miss persepsi. “Kamera bisa diambil sekarang juga melalui toko” ini bias. Karena menurut saya “toko” adalah Green Studio, sedangkan menurut Susan toko adalah “Aneka Foto”. Maka kami sepakat Susan menghubungi Aneka Foto untuk mengambil kamera saya (karena mereka yang menyerahkan kamera itu ke Casio Center), sedangkan saya menghubungi Green Studio untuk mengambil kamera itu (karena ke toko itulah saya menyerahkan kamera).

=================================================

Siang itu juga saya ke toko GS sambil membawa surat gugatan lengkap dengan semua photocopy tanda terima kamera dan tanda terima surat. Saya tak langsung cerita soal telepon dari Casio Center. Melihat saya memasuki tokonya saja, mendadak 2 karyawati GS langsung salah tingkah dan berusaha pura-pura sibuk, sehingga ketika saya bertanya “Mbak, mana kamera saya?” sampai 3 kali dengan intonasi yang makin tinggi, mereka tetap pura-pura tak mendengar. Akhirnya salah satu dari mereka menjawab : “Masih di servisnya Bu, belum bisa dikerjain soalnya teknisinya pulang kampung”. Sebuah jawaban asbun dan ngawur serta kontradiktif dengan jawaban seminggu lalu. Kamis, 13 Juni si Mbak yang sama mengatakan kamera saya sudah dikerjakan.

Akhirnya saya tanya : “Benar kamera saya selama ini ada di servis resmi? Yakin?!”. Mereka masih tetap ngotot. Akhirnya saya sodorkan layar HP saya berisi history percakapan antara Casio Center dan saya, saya minta mereka pastikan tanggal dan jam-nya, lalu baru saya ceritakan yang sesungguhnya. Makin pucatlah wajah si Mbak. Dari balik kaca jendela ruang sebelah, 2 karyawan pria melongok, tapi tak berani mendekat. Saya paparkan semua keterangan dari Casio Center, ironisnya mereka masih juga nekad bertahan bahwa sudah diantar ke servis resmi tak lama setelah kamera saya serahkan pada 29 April. Saya tantang mereka untuk saat itu juga menelepon ke nomor yang ada di layar HP saya, sekedar memastikan apakah benar itu nomor Casio Center dan apa benar ada CS bernama Susan yang telah menghubungi saya kemarinnya dan hari itu. Para karyawan di sana menolak, alasannya biar Engkoh-nya saja yang telepon.

Saya persilakan mereka membaca dengan seksama surat gugatan saya, lalu membubuhkan nama, tanda tangan, stempel toko, tanggal dan jam surat itu diterima. Saya juga meminta kamera saya kembali pada saya hari Sabtu, 22 Juni 2013, sebab jelas Casio Center sudah menyatakan kamera bisa diambil saat itu juga. Mereka sepakat danakan segera menyampaikan pada si Engkoh. Semula tidak mudah, karena salah satu Mbak itu masih ngeyel.

Sekitar setengah jam setelah itu saya menerima telepon dari nomor yang belum saya kenal, yang tanpa basa-basi menyatakan kamera tidak bisa saya terima Sabut. Karena saya sedang di jalan, saya memintanya menelepon lagi 10 menit kemudian. Rupanya orang tersebut tak mau menelepon dan hanya SMS, alasannya kamera baru akan diambil oleh Aneka Foto hari itu, lalu Sabtu akan dikirim ke Cilegon menggunakan JNE, Senin paling cepat baru bisa diserahkan ke saya. Saya memintanya menelpon, dia tak merespon. Saya pun menelepon Green Studio untuk memastikan siapa pemilik nomor HP 0812107xxxx itu. Dijawab si Mbak, itu nomor HP si Engkoh dan Mbak itu janji akan meminta Engkoh menelepon saya. Tapi sampai jam 7 petang tak juga ada telepon. Saya mencoba menelepon sampai 4 kali tampaknya sengaja tak diangkat. Saya SMS pun tak dibalas, padahal saya ingin mengajaknya bicara mencari solusi. Akhirnya saya telepon Green Studio, kapan hari mereka pernah mengatakan bahwa si Engkoh ada di toko kalau malam hari, jadi saya kalau ingin ketemu si Engkoh malam hari saja. Tapi anehnya, semalam mereka menjawab si Engkoh tak ada di toko.

=================================================

Rupanya memang kesalahan ada pada toko Green Studio yang telah menyerahkan kamera saya ke Aneka Foto. Tak terbayang jika waktu itu saya turuti membayar uang Rp. 450.000,00, maka kamera saya akan diutak-atik oleh servis abal-abal. Jika dalam waktu singkat ada kerusakan lagi, maka service center resmi akan menolak membetulkannya karena sudah diotak atik oleh pihak lain. Sampai saat ini, sepatahpun kata maaf dari Green Studio pada saya yang sudah mereka korbankan, sama sekali tak saya terima. Yang ada justru si Engkoh yang mencoba menghindar dari saya dan Mbak-Mbak karyawan yang berulang kali memberikan jawaban bohong. Bahkan ketika terakhir pun mereka masih sempat mengarang kebohongan soal teknisi yang pulang kampung. Entah apakah ini sudah jadi code of conduct toko Green Studio? Kasihan karyawan yang terpaksa berbohong demi majikan mereka.

Melalui tulisan ini saya berbagi pengalaman, belakangan kata teman saya marak modus toko atau servis yang mencoba membatalkan layanan purna jual dengan mencari cara untuk menimpakan kesalahan pada konsumen/pemakai. Lebih parah lagi kalau pembatalan garansi itu disertai dengan upaya meminta sejumlah uang. Dulu saya pernah membaca pula, servis resmi merk gadget yang kadangkala bekerjasama dengan tukang servis abal-abal. Karena itu, sebagai konsumen kita harus waspada. Pengalaman pahit saya semoga tak menimpa orang lain. Bagi anda yang berdomisili di Cilegon dan sekitarnya, berhati-hatilah membeli kamera di toko Green Studio, terutama jika terjadi kerusakan dan mereka menyatakan sanggup, membawa ke servis resmi. Sampai siang ini jam 14.09, Sabtu, 22 Juni 2013, kamera itu belum saya terima. Padahal Casio Center sudah sangat responsif mengakomodir komplain saya. Karena tak ingin dikira “berkomplot” dengan 2 toko itu, Casio Center kemudian mengambil kebijakan untuk menyelesaikan perbaikan kamera saya. Untuk itu terima kasih pada Casio Center, juga Susan yang telah menjembatani kasus ini.

Sum : Kompasiana
Editor : Rudi Tralala